Pages

Senin, 16 April 2012

Apa itu Root Android – Kelebihan dan Kekurangan Root Android


Banyak masyarakat Indonesia yang baru menggunakan tablet PC atau handphone Android merasa senang dan cukup puas dengan sistem operasi ini. Namun, memang namanya manusia susah untuk dipuaskan (termasuk saya, soalnya saya masih dikategorikan manusia :D ), setelah beberapa saat menggunakan handphone Android, cukup banyak yang merasa kurang dan ingin lebih memaksimalkan lagi performa maupun kemampuan handphone Android-nya.
Salah satu cara untuk mengeluarkan semua potensi yang dimiliki tablet atau ponsel Android adalah dengan cara rooting. Namun, apa itu root Android? Apa keuntungan dan kerugian melakukan root Android? Berikut penjelasannya.
Pengertian Root Android
Fungsi root Android adalah untuk memberi hak penuh kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi maupun memodifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna.
Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi Anda untuk mengembangkan sistem operasi ini.
Kenapa pengembang sistem operasi Android tidak memberikan akses root sejak awal?
Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi Android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala, oleh karena itu pengembang Android membatasi akses ke file sistem.
Kelebihan Dan Kekurangan Root Android
Kekurangan Root Android #1: Dapat menghilangkan garansi handphone
Kenapa rooting Android dapat menghilangkan garansi? Root itu diibaratkan seperti “segel garansi”. Analoginya seperti ini, apabila Anda membeli komputer buatan pabrik (bukan komputer rakitan), biasanya akan dilengkapi dengan segel atau stiker garansi. Segel ini biasanya akan rusak bila kita membuka casing computer.
Jika kita ingin meningkatkan kemampuan komputer, misalnya dengan mengganti kartu grafis komputer dengan yang lebih baik, otomatis kita harus membuka casing komputer dan secara otomatis akan merusak segel garansi. Apakah dengan membongkar casing akan menyebabkan komputer menjadi rusak? Tentu saja tidak.
Namun, jika terjadi kerusakan apakah akan menghanguskan garansi? Sudah jelas, karena pihak service center melihat bahwa segel garansi telah rusak dan memberi vonis bahwa komputer rusak karena dibongkar, padahal kerusakan disebabkan faktor lain.
Sama halnya dengan root Android. Jika HP Anda mengalami kerusakan, misalnya speaker tidak berbunyi dan Anda membawa ke Service Center dengan kondisi ter-root, maka ada kemungkinan klaim garansi akan ditolak dan dikatakan bahwa ponsel rusak akibat proses root, padahal sebenarnya tidak.
Namun sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir, berbeda dengan segel garansi, proses root dapat dibalikkan atau ponsel dikembalikan ke kondisi awal. Proses ini dinamakan Unroot. Jika proses unroot dilakukan, maka secara otomatis garansi akan berlaku kembali.
Catatan: Bila ingin membawa HP ke service center, selain dilakukan unroot, sebaiknya lakukan juga factory reset (menghilangkan semua data dan aplikasi yang terinstall)
Kerugian Root Android #2: Masalah keamanan
Sebenarnya untuk yang satu ini masih menjadi perdebatan. Dikatakan bahwa dengan melakukan Root, maka aplikasi-aplikasi malware seperti virus atau Trojan dapat dengan mudahnya masuk ke file sistem dan melakukan pengrusakan atau melakukan pencurian data-data pengguna.
Namun demikian, sebenarnya walaupun HP tidak di root, apabila pembuat virus memang “berniat jahat”, maka tanpa root pun, aplikasi virus dapat dengan mudah mengakses sistem file.
Keuntungan Root Android:
Kelebihan #1: Dapat Menginstall Aplikasi yang Membutuhkan Akses Root
Berikut adalah beberapa contoh aplikasi yang membutuhkan akses root yang paling banyak diinstall:
  • App2Card dan Link2SD: Dengan aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memindahkan semua aplikasi ke SD Card. Pada umumnya, para pengguna Android melakukan root untuk menginstall aplikasi ini.
  • Titanium Backup: Aplikasi ini berguna untuk membackup semua aplikasi yang terinstall. Bukan hanya itu saja, aplikasi ini dapat juga mem-back up data-data aplikasi seperti pengaturan (setting-an), dll.
  • Aplikasi ScreenShot: Berguna untuk mengambil screen shot dari layar handphone.
  • Wi-Fi tether: Aplikasi ini dapat menjadikan ponsel Android membagi koneksi internetnya melalui jaringan Wi-Fi. Catatan: pada sistem Android 2.2 Froyo keatas, aplikasi ini sudah terinstall pada handphone.
Keuntungan Root Android #2: Dapat menginstall custom ROM
Apa itu custom ROM? Custom ROM adalah sistem operasi Android kustom (alternatif) atau bukan buatan vendor ponsel. Custom ROM dikembangkan oleh komunitas penggemar sistem operasi Android. Catatan: dengan melakukan root bukan berarti Anda dapat langsung melakukan instalasi Custom ROM, namun kebanyakan handphone Android membutuhkan akses root bila ingin diinstall custom ROM.
Kelebihan Root Android #3: Dapat melakukan pengaturan untuk memaksimalkan kinerja ponsel.
Salah satu pengaturan yang dapat dilakukan adalah overclock processor. Dengan melakukan overclock, processor dapat “dipaksa” kerja lebih cepat dari kecepatan bawaannya yang secara keseluruhan dapat meningkatkan kinerja ponsel. Namun demikian, overclock dapat memperpendek usia processor, membuat baterai lebih boros dan cepat panas dan juga ada kemungkinan menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.
Catatan: Pada umumnya, dengan hanya melakukan root saja, Anda tidak akan secara otomatis dapat melakukan OverClock processor, kecuali kernel dari handphone/tablet Android mendukungnya. Namun dengan melakukan root, Anda dapat melakukan underclock processor atau menurunkan kecepatan processor agar konsumsi baterai lebih irit.
Kelebihan Root Android #4: Dapat Uninstall Aplikasi Bawaan Pabrik
Dengan melakukan root, kita dapat melakukan uninstall aplikasi-aplikasi bawaan pabrik yang tidak berguna dan hanya memenuhi memori telepon. Namun, jika Anda berniat melakukan hal ini sebaiknya berhati-hati, karena jika salah uninstall dapat menyebabkan kinerja handphone menjadi tidak sempurna. Sebaiknya jangan dilakukan bila tidak terlalu diperlukan.
Root Handphone Android – Kesimpulan
Proses Root Android berguna untuk membuka akses ke sistem Android. Keuntungan root Android secara garis besar adalah memiliki kontrol penuh terhadap handphone / tablet. Kontrol penuh tersebut bila tidak dilakukan secara hati-hati dapat menyebabkan kerusakan sistem. Jadi, jika Anda masih merasa puas atau cukup dengan kemampuan serta fasilitas handphone Android yang dimiliki, maka proses root sebaiknya tidak usah dilakukan.
Demikianlah informasi seputar root Android beserta kelebihan dan kekurangannya. Jika ada pertanyaan, silahkan mengisi form komentar dibawah. Terima Kasih
:)

sumber : http://harga-hp.com/apa-itu-root-android-kelebihan-dan-kekurangan-root-android



Kamis, 05 April 2012

10 Bahasa Pemrograman Terpopuler

10 Bahasa Pemrograman Terpopuler

Posted by Billix Multimedia 11:37 PM, under ,,, | No comments

Periode 1960 hingga 1970 telah menjadi periode penting perkem bangan Bahasa Pemrograman. Hingga 40 tahun kemudian, bahasa pemrograman telah berkembang hingga jumlahnya mencapai ribuan. Namun kenyataannya, di industri software hanya mengenal beberapa bahasa pemrograman untuk digunakan mengembangkan aplikasi software mereka. Bahasa-bahasa pemrograman apakah yang terpopuler itu?


Suatu bahasa dianggap sebagai bahasa pemrograman jika telah berhasil melewati Turing complete (sekumpulan aturan untuk melakukan manipulasi data, termasuk di dalamnya adalah percabangan, perulangan dan kemampuan mengubah isi memori). Implikasinya adalah bahwa bahasa seperti HTML dan XML tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori bahasa pemrograman karena tidak mengenal sintaks untuk melakukan pengolahan data berdasarkan kondisi. Begitu juga dengan SQL (Structured Query Language). SQL tidak dapat disebut sebagai bahasa pemrograman karena tidak mungkin untuk membuat suatu infinite loop menggunakan sintaks SQL. Namun SQL extensions seperti PL/SQL dan Transact-SQL adalah programming.

TIOBE Programming Community Index http://www.tiobe.com merupakan suatu indeks untuk melihat popularitas bahasa-bahasa pemrograman di seluruh dunia.Sejak tahun 2001, situs ini mengumpulkan indeks bahasa pemrograman yang menjadi trend. Metodologi yang digunakan untuk menghasilkan indeks popularitas adalah melalui query pencarian pada search engine, seperti Google, Google Blogs, MSN, Yahoo!, Wikipedia dan YouTube selama 12 bulan terakhir. Jumlah hit dari masing-masing search engine akan menjadi parameter untuk menentukan rating/popularitas dari suatu bahasa pemrograman.

Berikut merupakan 10 bahasa pemrograman terpopuler versi TIOBE Programming Community Index :

Urutan Ke-10 : Ruby
•    Rating tertinggi (sejak 2002): 3.278% (posisi ke-11 pada bulan Februari 2009)
•    Rating terendah (sejak 2002): 0.124% (posisi ke-27 pada bulan Agustus 2004)
•    Jenis: Berorientasi Objek
•    Rating pada Desember 2009: 2.653%

Ruby merupakan bahasa pemrograman yang sintaks-sintaksnya diadaptasi dari fitur bahasa pemrograman Perl dengan Smalltalk. Ruby dibuat pada tahun 1990 oleh Yukihiro Matsumoto, seorang ilmuwan komputer berkebangsaan Jepang, yang ingin menyeimbangkan pemrograman dengan paradigma fungsional dengan pemrograman imperatif. Spirit dibuatnya Ruby ini, menurut Matsumoto, adalah “bahasa scripting yang lebih hebat daripada Perl dan lebih berorientasi obyek daripada Python”.

Saat ini versi stabil terakhir dari Ruby adalah versi 1.9.1, yang dirilis pada 5 Januari lalu.

Walaupun termasuk bahasa pemrograman berorientasi objek, namun Ruby mendukung paradigma pemrograman fungsional, imperative dan reflective. Berikut adalah contoh bagaimana listing program untuk menghasilkan output “Hello, world!” dengan menggunakan Ruby :


Beberapa contoh aplikasi web yang dibuat dengan Ruby adalah situs jejaring sosial Twitter http://www.twitter.com, situs pengelola dokumen Scribd, simulasi (Motorola, NASA Langley Research Center).

Urutan Ke-09 : Perl
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 10.707% (posisi ke-5 pada bulan April 2004)
•    Rating terendah (sejak 2001): 2.692% (posisi ke-9 pada bulan Desember 2009)
•    Jenis: Fungsional, imperatif, berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 2.692%

Bahasa pemrograman Perl dikembangkan oleh salah seorang sistem administrator di NASA, Larry Wall pada tahun 1987. Awalnya bahasa ini dibuat sebagai scripting language di Unix agar pembuatan laporan menjadi lebih mudah. Namun pada perkembangan berikutnya ada berbagai perubahan, revisi, dan menjadi populer di kalangan para programmer – salah satu alasannya adalah kehandalannya dan kemudahan dalam mengelola teks ataupun file teks tanpa adanya batasan yang berlebihan. Selain itu, Perl juga dapat digunakan untuk pemrograman grafik, administrasi sistem, pemrograman jaringan, serta aplikasi yang memerlukan akses database dan pemrograman CGI pada web.

Bahasa pemrograman ini lebih memfokuskan pada kepraktisan (kemudahan penggunaan, efisiensi). Slogan dari Perl yang dikemukakan oleh Larry Wall untuk bahasa Perl ini adalah “Ada lebih dari satu cara untuk melakukannya” (There’s more than one way to do it) dan “Hal-hal yang mudah haruslah mudah dan hal yang sulit haruslah mungkin” ( Easy things should be easy and hard things should be possible ).

Perkembangan Perl terakhir adalah Perl 5.11.3 yang dirilis pada 20 Desember 2009. Contoh untuk menampilkan Hello, world! pada Perl adalah sebagai berikut :


Beberapa aplikasi web yang dikembangkan menggunakan Perl antara lain : Situs review film IMDB http://www.imdb.com, dan Situs blog LiveJournal http://www.LiveJournal.com

Urutan Ke-08 : JavaScript
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 4.021% (posisi ke-8 pada bulan Juni 2009)
•    Rating terendah (sejak 2001): 1.154% (posisi ke-10 pada bulan Juli 2002)
•    Jenis: Berorientasi objek, prosedural, fungsional
•    Rating pada Desember 2009: 3.515%

Di urutan ke-8 yang menduduki bahasa pemrograman paling populer adalah JavaScript. Diperkenalkan pada tahun 1995, JavaScript yang merupakan bahasa pemrograman web scripting berorientasi objek, berhasil menjadi standard internasional untuk pengembangan Dynamic HTML yang dapat berjalan pada banyak browser.

Brendan Eich adalah pembuat bahasa pemrograman ini, yang awalnya dirilis dengan nama LiveScript sebagai bagian dari browser Netscape Navigator 2.0. Kemudian pada bulan Desember 1995, nama LiveScript berubah menjadi JavaScript.

Meskipun menggunakan nama JavaScript, namun bahasa pemrograman ini tidak ada hubungannya dengan bahasa Java. Jika sintaks kedua bahasa pemrograman ini mirip, karena sebenarnya keduanya dipengaruhi oleh sintaks bahasa C. Nama JavaScript merupakan strategi marketing dari Netscape dan Sun Microsystem (yang merilis Java).

Dengan semakin populernya JavaScript di kalangan pengembang Web, Microsoft pun mulai mengembangkan bahasa pemrograman dengan dialek yang menyerupai JavaScript, JScript yang disertakan pada Internet Explorer 3.0 pada bulan Agustus 1996. Popularitas JavaScript semakin meningkat seiring dengan munculnya teknologi AJAX yang menggunakan JavaScript. Pada dasarnya JavaScript tidak memiliki rutin untuk menulis (output) dan menerima masukan (input). Karena sifatnya yang dijalankan pada client-side, maka rutin untuk keluaran dan menerima masukan pada JavaScript bergantung lingkungan host-nya. Berikut adalah contoh standard untuk menuliskan Hello, world! pada objek document di web browser :


Urutan Ke-07 : Python
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 6.579% (posisi ke-7 pada bulan Mei 2004)
•    Rating terendah (sejak 2001): 0.974% (posisi ke-13 pada bulan Februari 2003)
•    Jenis: Berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 5.185%

Konsep bahasa pemrograman Python sudah ada sejak tahun 1980 dan mulai diimplementasikan pada tahun 1989 oleh Guido van Rossum di Belanda. Ide nama Python muncul dari suatu acara komedi BBC di televisi yang bernama Monty Python’s Flying Circus.

Sejak tahun 1991, bahasa pemrograman ini menjadi semakin populer dan mempunyai banyak komunitas pengguna. Python merupakan bahasa pemrograman yang bersifat free, tanpa ada batasan untuk menggunakan, menggandakan atau mendistribusikan. Filosofi yang digunakan oleh si pembuat adalah Coherence (bahwa bahasa pemrograman script haruslah mudah dibaca dan dimengerti), Power (mempunyai kemampuan untuk dan fungsi yang luas), Scope (dinamis dan dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan), Object (berorientasi objek menjadikan pemrograman lebih mudah dalam pengembangannya), dan Integration (dapat dengan mudah diintegrasikan dengan objek COM, .NET, CORBA).

Beberapa yang menjadi kelebihan Python dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain adalah: manajemen memori yang otomatis, tidak diperlukan deklarasi tipe data, portabilitas yang luas, friendly dan mudah untuk dipelajari. Versi stabil terakhir dari Python adalah versi 3.1.1 yang dirilis pada bulan Agustus 2009. Untuk menampilkan Hello, world! pada Python sintaksnya adalah sebagai berikut :



Aplikasi Python di terapkan pada berbagai bidang seperti pengembangan software, bisnis, hiburan, rekayasa untuk visualisasi data dan pemodelan dan sebagainya.

Urutan Ke-06 : C#
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 6.258% (posisi ke-6 pada bulan Desember 2009)
•    Rating terendah (sejak 2001): 0.384% (posisi ke-22 pada bulan Agustus 2001)
•    Jenis: Berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 5.185%

C# (diucapkan see-sharp) merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft dan disertakan sebagai paket Visual Studio .Net. Pengembangan bahasa pemrograman ini dipercayakan kepada Anders Hejlsberg yang dulu merupakan desainer dari compiler populer bernama Borland Turbo Pascal dan Borland Delphi. Tambahan tanda # (sharp) setelah huruf C terinspirasi dari not musik di mana simbol # menunjukkan bahwa not tersebut punya nada setengah lebih tinggi. Juga dapat bermakna bahwa simbol # merupakan tanda tambah (+) sebanyak 4, yang berarti merupakan peningkatan dari C++ (yang tanda tambahnya hanya 2).

Agar mampu mempromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#, Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard, mencoba mengajukan standardisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya, pada bulan Desember 2001, standar pertama pun diterima oleh European Computer Manufacturers Association atau Ecma International (ECMA). Rilis terakhir dari C# adalah versi 3.0 yang di-launching pada bulan November 2007. Untuk menuliskan Hello, world! pada C# adalah sebagai berikut :



Kita dapat melihat beberapa contoh penerapan C# untuk pembuatan aplikasi database, aplikasi web dan Game.

Urutan Ke-05 : Visual Basic
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 11.750% (posisi ke-4 pada bulan April 2004).
•    Rating terendah (sejak 2001): 6.069% (posisi ke-6 pada bulan Juni 2005).
•    Jenis: berorientasi objek, prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 7.778%.

Populeritas VB sedikit banyak dipengaruhi oleh pendapat bahwa bahasa BASIC merupakan bahasa yang mudah dipelajari untuk para pemula. Walaupun paradigma pemrograman VB saat ini telah berubah sama sekali dibandingkan dengan bahasa BASIC mula-mula, namun beberapa sintaks dan perintah tetap dipertahankan seperti aslinya. VB sendiri merupakan bahasa pemrograman dengan konsep event-driven. Artinya alur program tidaklah sekuensial, melainkan bergantung pada event yang terjadi. Sebagai contoh, program akan bereaksi ketika button diklik, program akan melakukan aksi tertentu ketika user menggerakkan mouse, dan sebagainya. VB merupakan bahasa pemrograman dengan antarmuka berbasis grafik (Graphical User Interface) yang memungkinkan pengembangan aplikasi cepat (rapid application development).

Pada tahun 2001, VB berevolusi menjadi VB.NET yang mengimplementasikan framework Microsoft .Net. Perbedaan utama dari VB biasa dengan VB.Net adalah pada implementasi objek yang diberlakukan secara penuh pada VB.Net. Sebagai contoh, untuk menampilkan “Hello, world!” pada VB6, perintah yang digunakan cukup sederhana :



VB digunakan pada untuk membangun aplikasi database, desktop, game atau utilitas lain.

Urutan Ke-04 : C++
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 17.531% (posisi ke-3 pada bulan Agustus 2003).
•    Rating terendah (sejak 2001): 7.871% (posisi ke-5 pada bulan Desember 2007).
•    Jenis: berorientasi objek.
•    Rating pada Desember 2009: 9.175%.

Dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1979 sebagai pengembangan dari bahasa C. Beda utama dari C adalah bahwa C++ menerapkan konsep pemrograman berbasis objek.

C++ banyak digunakan di industri perangkat lunak, dan menjadi sangat populer sejak rilis pertamanya. Sebagai bahasa pemrograman berasas menengah (dapat dengan baik berhubungan dengan mesin maupun mudah dimengerti manusia), C++ banyak digunakan untuk mengembangkan software aplikasi, device driver, software embedded, aplikasi client dan server, software hiburan seperti game :



Urutan Ke-03 : PHP
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 11.448% (posisi ke-4 pada bulan April 2004).
•    Rating terendah (sejak 2001): 6.069% (posisi ke-6 pada bulan Juni 2005).
•    Jenis: berorientasi objek, prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 9.770%.

Bahasa scripting ini mulanya dikembangkan untuk membangun suatu web yang dinamis. Untuk tujuan itu, bahasa PHP di embed ke dalam HTML, dan kemudian diterjemahkan melalui web server dengan menggunakan modul PHP processor. Hasilnya adalah halaman HTML yang diterima client, dan ditampilkan pada browser.

Dengan semakin bertambahnya popularitas Internet, khususnya web, secara otomatis populeritas bahasa PHP juga ikut meningkat. Pada tahun 2004, PHP 5 diperkenalkan dengan dukungan pemrograman berorientasi objek. Hingga saat ini, PHP masih tetap mempertahankan cirinya sebagai bahasa pemrograman yang bersifat  open source. Untuk menuliskan Hello, World pada PHP adalah sebagai berikut :




Beberapa contoh aplikasi website yang dikembangkan dengan menggunakan PHP, antara lain : Facebook, Wikipedia, Yahoo!, Joomla, dan Wordpress.

Urutan Ke-02 : C
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 20.750% (posisi ke-2 pada bulan Juli 2001).
•    Rating terendah (sejak 2001): 13.173% (posisi ke-2 pada bulan Desember 2007).
•    Jenis: prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 16.285%.

Bahasa C merupakan bahasa pemrograman klasik yang dikembangkan sejak tahun 1972 oleh Dennis Ritchie, di laboratorium AT&T. Awalnya, bahasa ini digunakan untuk sistem operasi Unix, dan didesain untuk membuat software yang menangani langsung hardware. Namun pada perkembangannya, bahasa C digunakan untuk membuat software aplikasi portabel. Hingga tahun 1980, bahasa C banyak diimplementasikan di berbagai mesin, seperti komputer mainframe, minicomputer, dan microcomputer (termasuk IBM PC) sehingga dirasa perlu untuk membuat standardisasi bahasa C. Pada tahun 1983, American National Standard Institute (ANSI) melakukan standardisasi bahasa C dengan nama ANSI C. Saat ini, bahasa C telah banyak menjadi induk dari bahasa pemrograman populer lainnya, seperti C++, C#, PHP, Java, Phyton, Go, dan JavaScript. Berikut adalah contoh untuk menuliskan “Hello, world!” pada bahasa C :




Urutan Ke-01 : Java
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 26.492% (posisi ke-4 pada bulan Juni 2001).
•    Rating terendah (sejak 2001): 14.804% (posisi ke-6 pada bulan Oktober 2004).
•    Jenis: berorientasi objek.
•    Rating pada Desember 2009: 17.061%.

Slogan Java “write once, run anywhere” tentu bukan hanya sekedar slogan kosong. Bagi seorang programmer atau pengembang perangkat lunak, platform dimana aplikasi tersebut hendak dijalankan merupakan pertimbangan yang cukup penting. Java mengatasinya dengan menggunakan Java Runtime Engine (JRE), sehingga hanya menuliskan kode program sekali, aplikasi telah dapat dijalankan pada platform manapun selama telah terinstall JRE. Fleksibilitas ini yang cukup membuat banyak programmer jatuh cinta dengan Java. Bahasa pemrograman Java merupakan bahasa yang murni berorientasi objek sehingga apapun yang ada di Java adalah suatu objek dengan berbagai karakteristiknya (mempunyai atribut, method, dan dapat diturunkan). Sintaks bahasa pemrograman Java banyak diturunkan dari bahasa pemrograman C dan C++. Aplikasi Java umumnya dikompilasi menjadi bytecode (file class) yang dapat dijalankan pada mesin yang telah terinstal JRE. Contoh untuk menuliskan “Hello, world!” di Java adalah sebagai berikut :



Beberapa aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan Java, mulai dari aplikasi pada telepon seluler, aplikasi applet pada web, aplikasi desktop, aplikasi database, dan sebagainya.

Go, Programming Language of the Year 2009
Menutup tahun 2009, TIOBE Programming Language Community Index menobatkan bahasa pemrograman baru dari Google, yaitu Go sebagai programming language of the year 2009. Penyebabnya adalah tingkat kenaikan populeritas bahasa pemrograman Go (1.25%) yang dianggap cukup signifi kan, sejak peluncurannya di bulan November 2009. Fakta bahwa bahasa ini merupakan bahasa yang didesain oleh Google, kemungkinan berandil cukup besar dalam meningkatnya populeritas. Google mengklaim bahasa pemrograman Go sebagai bahasa pemrograman yang “fast, fun and productive language”.

Hingga bulan Januari 2010, Go telah berhasil menduduki peringkat ke-13 pada TIOBE indeks, dan diperkirakan akan terus meningkat pada bulan-bulan berikutnya. Jika Anda mahasiswa atau praktisi TI di area pemrograman, tidak ada salahnya untuk mengenal bahasa pemrograman Go ini. Website resminya ada di www.golang.org

Penutup
Berdebat mengenai populeritas suatu bahasa pemrograman tidak akan menghasilkan akhir yang memuaskan bagi semua pihak, seperti halnya mendebatkan Linux dengan Windows. Pada dasarnya, setiap bahasa pemrograman mempunyai sekumpulan penggemar fanatik yang tidak akan suka jika bahasa pemrograman favoritnya dikatakan lebih jelek dari yang lain. Sehingga rating suatu bahasa pemrograman bukanlah bertujuan untuk menentukan mana bahasa pemrograman yang terbaik ataupun menyimpulkan bahwa bahasa pemrograman dengan rating yang lebih rendah berarti lebih buruk ketimbang bahasa pemrograman dengan rating yang lebih tinggi. Namun lebih ke arah seberapa populer bahasa pemrograman tersebut dapat diterima oleh komunitas/dunia industri software.