Pages

Kamis, 05 April 2012

10 Bahasa Pemrograman Terpopuler

10 Bahasa Pemrograman Terpopuler

Posted by Billix Multimedia 11:37 PM, under ,,, | No comments

Periode 1960 hingga 1970 telah menjadi periode penting perkem bangan Bahasa Pemrograman. Hingga 40 tahun kemudian, bahasa pemrograman telah berkembang hingga jumlahnya mencapai ribuan. Namun kenyataannya, di industri software hanya mengenal beberapa bahasa pemrograman untuk digunakan mengembangkan aplikasi software mereka. Bahasa-bahasa pemrograman apakah yang terpopuler itu?


Suatu bahasa dianggap sebagai bahasa pemrograman jika telah berhasil melewati Turing complete (sekumpulan aturan untuk melakukan manipulasi data, termasuk di dalamnya adalah percabangan, perulangan dan kemampuan mengubah isi memori). Implikasinya adalah bahwa bahasa seperti HTML dan XML tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori bahasa pemrograman karena tidak mengenal sintaks untuk melakukan pengolahan data berdasarkan kondisi. Begitu juga dengan SQL (Structured Query Language). SQL tidak dapat disebut sebagai bahasa pemrograman karena tidak mungkin untuk membuat suatu infinite loop menggunakan sintaks SQL. Namun SQL extensions seperti PL/SQL dan Transact-SQL adalah programming.

TIOBE Programming Community Index http://www.tiobe.com merupakan suatu indeks untuk melihat popularitas bahasa-bahasa pemrograman di seluruh dunia.Sejak tahun 2001, situs ini mengumpulkan indeks bahasa pemrograman yang menjadi trend. Metodologi yang digunakan untuk menghasilkan indeks popularitas adalah melalui query pencarian pada search engine, seperti Google, Google Blogs, MSN, Yahoo!, Wikipedia dan YouTube selama 12 bulan terakhir. Jumlah hit dari masing-masing search engine akan menjadi parameter untuk menentukan rating/popularitas dari suatu bahasa pemrograman.

Berikut merupakan 10 bahasa pemrograman terpopuler versi TIOBE Programming Community Index :

Urutan Ke-10 : Ruby
•    Rating tertinggi (sejak 2002): 3.278% (posisi ke-11 pada bulan Februari 2009)
•    Rating terendah (sejak 2002): 0.124% (posisi ke-27 pada bulan Agustus 2004)
•    Jenis: Berorientasi Objek
•    Rating pada Desember 2009: 2.653%

Ruby merupakan bahasa pemrograman yang sintaks-sintaksnya diadaptasi dari fitur bahasa pemrograman Perl dengan Smalltalk. Ruby dibuat pada tahun 1990 oleh Yukihiro Matsumoto, seorang ilmuwan komputer berkebangsaan Jepang, yang ingin menyeimbangkan pemrograman dengan paradigma fungsional dengan pemrograman imperatif. Spirit dibuatnya Ruby ini, menurut Matsumoto, adalah “bahasa scripting yang lebih hebat daripada Perl dan lebih berorientasi obyek daripada Python”.

Saat ini versi stabil terakhir dari Ruby adalah versi 1.9.1, yang dirilis pada 5 Januari lalu.

Walaupun termasuk bahasa pemrograman berorientasi objek, namun Ruby mendukung paradigma pemrograman fungsional, imperative dan reflective. Berikut adalah contoh bagaimana listing program untuk menghasilkan output “Hello, world!” dengan menggunakan Ruby :


Beberapa contoh aplikasi web yang dibuat dengan Ruby adalah situs jejaring sosial Twitter http://www.twitter.com, situs pengelola dokumen Scribd, simulasi (Motorola, NASA Langley Research Center).

Urutan Ke-09 : Perl
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 10.707% (posisi ke-5 pada bulan April 2004)
•    Rating terendah (sejak 2001): 2.692% (posisi ke-9 pada bulan Desember 2009)
•    Jenis: Fungsional, imperatif, berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 2.692%

Bahasa pemrograman Perl dikembangkan oleh salah seorang sistem administrator di NASA, Larry Wall pada tahun 1987. Awalnya bahasa ini dibuat sebagai scripting language di Unix agar pembuatan laporan menjadi lebih mudah. Namun pada perkembangan berikutnya ada berbagai perubahan, revisi, dan menjadi populer di kalangan para programmer – salah satu alasannya adalah kehandalannya dan kemudahan dalam mengelola teks ataupun file teks tanpa adanya batasan yang berlebihan. Selain itu, Perl juga dapat digunakan untuk pemrograman grafik, administrasi sistem, pemrograman jaringan, serta aplikasi yang memerlukan akses database dan pemrograman CGI pada web.

Bahasa pemrograman ini lebih memfokuskan pada kepraktisan (kemudahan penggunaan, efisiensi). Slogan dari Perl yang dikemukakan oleh Larry Wall untuk bahasa Perl ini adalah “Ada lebih dari satu cara untuk melakukannya” (There’s more than one way to do it) dan “Hal-hal yang mudah haruslah mudah dan hal yang sulit haruslah mungkin” ( Easy things should be easy and hard things should be possible ).

Perkembangan Perl terakhir adalah Perl 5.11.3 yang dirilis pada 20 Desember 2009. Contoh untuk menampilkan Hello, world! pada Perl adalah sebagai berikut :


Beberapa aplikasi web yang dikembangkan menggunakan Perl antara lain : Situs review film IMDB http://www.imdb.com, dan Situs blog LiveJournal http://www.LiveJournal.com

Urutan Ke-08 : JavaScript
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 4.021% (posisi ke-8 pada bulan Juni 2009)
•    Rating terendah (sejak 2001): 1.154% (posisi ke-10 pada bulan Juli 2002)
•    Jenis: Berorientasi objek, prosedural, fungsional
•    Rating pada Desember 2009: 3.515%

Di urutan ke-8 yang menduduki bahasa pemrograman paling populer adalah JavaScript. Diperkenalkan pada tahun 1995, JavaScript yang merupakan bahasa pemrograman web scripting berorientasi objek, berhasil menjadi standard internasional untuk pengembangan Dynamic HTML yang dapat berjalan pada banyak browser.

Brendan Eich adalah pembuat bahasa pemrograman ini, yang awalnya dirilis dengan nama LiveScript sebagai bagian dari browser Netscape Navigator 2.0. Kemudian pada bulan Desember 1995, nama LiveScript berubah menjadi JavaScript.

Meskipun menggunakan nama JavaScript, namun bahasa pemrograman ini tidak ada hubungannya dengan bahasa Java. Jika sintaks kedua bahasa pemrograman ini mirip, karena sebenarnya keduanya dipengaruhi oleh sintaks bahasa C. Nama JavaScript merupakan strategi marketing dari Netscape dan Sun Microsystem (yang merilis Java).

Dengan semakin populernya JavaScript di kalangan pengembang Web, Microsoft pun mulai mengembangkan bahasa pemrograman dengan dialek yang menyerupai JavaScript, JScript yang disertakan pada Internet Explorer 3.0 pada bulan Agustus 1996. Popularitas JavaScript semakin meningkat seiring dengan munculnya teknologi AJAX yang menggunakan JavaScript. Pada dasarnya JavaScript tidak memiliki rutin untuk menulis (output) dan menerima masukan (input). Karena sifatnya yang dijalankan pada client-side, maka rutin untuk keluaran dan menerima masukan pada JavaScript bergantung lingkungan host-nya. Berikut adalah contoh standard untuk menuliskan Hello, world! pada objek document di web browser :


Urutan Ke-07 : Python
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 6.579% (posisi ke-7 pada bulan Mei 2004)
•    Rating terendah (sejak 2001): 0.974% (posisi ke-13 pada bulan Februari 2003)
•    Jenis: Berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 5.185%

Konsep bahasa pemrograman Python sudah ada sejak tahun 1980 dan mulai diimplementasikan pada tahun 1989 oleh Guido van Rossum di Belanda. Ide nama Python muncul dari suatu acara komedi BBC di televisi yang bernama Monty Python’s Flying Circus.

Sejak tahun 1991, bahasa pemrograman ini menjadi semakin populer dan mempunyai banyak komunitas pengguna. Python merupakan bahasa pemrograman yang bersifat free, tanpa ada batasan untuk menggunakan, menggandakan atau mendistribusikan. Filosofi yang digunakan oleh si pembuat adalah Coherence (bahwa bahasa pemrograman script haruslah mudah dibaca dan dimengerti), Power (mempunyai kemampuan untuk dan fungsi yang luas), Scope (dinamis dan dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan), Object (berorientasi objek menjadikan pemrograman lebih mudah dalam pengembangannya), dan Integration (dapat dengan mudah diintegrasikan dengan objek COM, .NET, CORBA).

Beberapa yang menjadi kelebihan Python dibandingkan dengan bahasa pemrograman lain adalah: manajemen memori yang otomatis, tidak diperlukan deklarasi tipe data, portabilitas yang luas, friendly dan mudah untuk dipelajari. Versi stabil terakhir dari Python adalah versi 3.1.1 yang dirilis pada bulan Agustus 2009. Untuk menampilkan Hello, world! pada Python sintaksnya adalah sebagai berikut :



Aplikasi Python di terapkan pada berbagai bidang seperti pengembangan software, bisnis, hiburan, rekayasa untuk visualisasi data dan pemodelan dan sebagainya.

Urutan Ke-06 : C#
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 6.258% (posisi ke-6 pada bulan Desember 2009)
•    Rating terendah (sejak 2001): 0.384% (posisi ke-22 pada bulan Agustus 2001)
•    Jenis: Berorientasi objek
•    Rating pada Desember 2009: 5.185%

C# (diucapkan see-sharp) merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Microsoft dan disertakan sebagai paket Visual Studio .Net. Pengembangan bahasa pemrograman ini dipercayakan kepada Anders Hejlsberg yang dulu merupakan desainer dari compiler populer bernama Borland Turbo Pascal dan Borland Delphi. Tambahan tanda # (sharp) setelah huruf C terinspirasi dari not musik di mana simbol # menunjukkan bahwa not tersebut punya nada setengah lebih tinggi. Juga dapat bermakna bahwa simbol # merupakan tanda tambah (+) sebanyak 4, yang berarti merupakan peningkatan dari C++ (yang tanda tambahnya hanya 2).

Agar mampu mempromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#, Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard, mencoba mengajukan standardisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya, pada bulan Desember 2001, standar pertama pun diterima oleh European Computer Manufacturers Association atau Ecma International (ECMA). Rilis terakhir dari C# adalah versi 3.0 yang di-launching pada bulan November 2007. Untuk menuliskan Hello, world! pada C# adalah sebagai berikut :



Kita dapat melihat beberapa contoh penerapan C# untuk pembuatan aplikasi database, aplikasi web dan Game.

Urutan Ke-05 : Visual Basic
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 11.750% (posisi ke-4 pada bulan April 2004).
•    Rating terendah (sejak 2001): 6.069% (posisi ke-6 pada bulan Juni 2005).
•    Jenis: berorientasi objek, prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 7.778%.

Populeritas VB sedikit banyak dipengaruhi oleh pendapat bahwa bahasa BASIC merupakan bahasa yang mudah dipelajari untuk para pemula. Walaupun paradigma pemrograman VB saat ini telah berubah sama sekali dibandingkan dengan bahasa BASIC mula-mula, namun beberapa sintaks dan perintah tetap dipertahankan seperti aslinya. VB sendiri merupakan bahasa pemrograman dengan konsep event-driven. Artinya alur program tidaklah sekuensial, melainkan bergantung pada event yang terjadi. Sebagai contoh, program akan bereaksi ketika button diklik, program akan melakukan aksi tertentu ketika user menggerakkan mouse, dan sebagainya. VB merupakan bahasa pemrograman dengan antarmuka berbasis grafik (Graphical User Interface) yang memungkinkan pengembangan aplikasi cepat (rapid application development).

Pada tahun 2001, VB berevolusi menjadi VB.NET yang mengimplementasikan framework Microsoft .Net. Perbedaan utama dari VB biasa dengan VB.Net adalah pada implementasi objek yang diberlakukan secara penuh pada VB.Net. Sebagai contoh, untuk menampilkan “Hello, world!” pada VB6, perintah yang digunakan cukup sederhana :



VB digunakan pada untuk membangun aplikasi database, desktop, game atau utilitas lain.

Urutan Ke-04 : C++
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 17.531% (posisi ke-3 pada bulan Agustus 2003).
•    Rating terendah (sejak 2001): 7.871% (posisi ke-5 pada bulan Desember 2007).
•    Jenis: berorientasi objek.
•    Rating pada Desember 2009: 9.175%.

Dikembangkan oleh Bjarne Stroustrup pada tahun 1979 sebagai pengembangan dari bahasa C. Beda utama dari C adalah bahwa C++ menerapkan konsep pemrograman berbasis objek.

C++ banyak digunakan di industri perangkat lunak, dan menjadi sangat populer sejak rilis pertamanya. Sebagai bahasa pemrograman berasas menengah (dapat dengan baik berhubungan dengan mesin maupun mudah dimengerti manusia), C++ banyak digunakan untuk mengembangkan software aplikasi, device driver, software embedded, aplikasi client dan server, software hiburan seperti game :



Urutan Ke-03 : PHP
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 11.448% (posisi ke-4 pada bulan April 2004).
•    Rating terendah (sejak 2001): 6.069% (posisi ke-6 pada bulan Juni 2005).
•    Jenis: berorientasi objek, prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 9.770%.

Bahasa scripting ini mulanya dikembangkan untuk membangun suatu web yang dinamis. Untuk tujuan itu, bahasa PHP di embed ke dalam HTML, dan kemudian diterjemahkan melalui web server dengan menggunakan modul PHP processor. Hasilnya adalah halaman HTML yang diterima client, dan ditampilkan pada browser.

Dengan semakin bertambahnya popularitas Internet, khususnya web, secara otomatis populeritas bahasa PHP juga ikut meningkat. Pada tahun 2004, PHP 5 diperkenalkan dengan dukungan pemrograman berorientasi objek. Hingga saat ini, PHP masih tetap mempertahankan cirinya sebagai bahasa pemrograman yang bersifat  open source. Untuk menuliskan Hello, World pada PHP adalah sebagai berikut :




Beberapa contoh aplikasi website yang dikembangkan dengan menggunakan PHP, antara lain : Facebook, Wikipedia, Yahoo!, Joomla, dan Wordpress.

Urutan Ke-02 : C
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 20.750% (posisi ke-2 pada bulan Juli 2001).
•    Rating terendah (sejak 2001): 13.173% (posisi ke-2 pada bulan Desember 2007).
•    Jenis: prosedural.
•    Rating pada Desember 2009: 16.285%.

Bahasa C merupakan bahasa pemrograman klasik yang dikembangkan sejak tahun 1972 oleh Dennis Ritchie, di laboratorium AT&T. Awalnya, bahasa ini digunakan untuk sistem operasi Unix, dan didesain untuk membuat software yang menangani langsung hardware. Namun pada perkembangannya, bahasa C digunakan untuk membuat software aplikasi portabel. Hingga tahun 1980, bahasa C banyak diimplementasikan di berbagai mesin, seperti komputer mainframe, minicomputer, dan microcomputer (termasuk IBM PC) sehingga dirasa perlu untuk membuat standardisasi bahasa C. Pada tahun 1983, American National Standard Institute (ANSI) melakukan standardisasi bahasa C dengan nama ANSI C. Saat ini, bahasa C telah banyak menjadi induk dari bahasa pemrograman populer lainnya, seperti C++, C#, PHP, Java, Phyton, Go, dan JavaScript. Berikut adalah contoh untuk menuliskan “Hello, world!” pada bahasa C :




Urutan Ke-01 : Java
•    Rating tertinggi (sejak 2001): 26.492% (posisi ke-4 pada bulan Juni 2001).
•    Rating terendah (sejak 2001): 14.804% (posisi ke-6 pada bulan Oktober 2004).
•    Jenis: berorientasi objek.
•    Rating pada Desember 2009: 17.061%.

Slogan Java “write once, run anywhere” tentu bukan hanya sekedar slogan kosong. Bagi seorang programmer atau pengembang perangkat lunak, platform dimana aplikasi tersebut hendak dijalankan merupakan pertimbangan yang cukup penting. Java mengatasinya dengan menggunakan Java Runtime Engine (JRE), sehingga hanya menuliskan kode program sekali, aplikasi telah dapat dijalankan pada platform manapun selama telah terinstall JRE. Fleksibilitas ini yang cukup membuat banyak programmer jatuh cinta dengan Java. Bahasa pemrograman Java merupakan bahasa yang murni berorientasi objek sehingga apapun yang ada di Java adalah suatu objek dengan berbagai karakteristiknya (mempunyai atribut, method, dan dapat diturunkan). Sintaks bahasa pemrograman Java banyak diturunkan dari bahasa pemrograman C dan C++. Aplikasi Java umumnya dikompilasi menjadi bytecode (file class) yang dapat dijalankan pada mesin yang telah terinstal JRE. Contoh untuk menuliskan “Hello, world!” di Java adalah sebagai berikut :



Beberapa aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan Java, mulai dari aplikasi pada telepon seluler, aplikasi applet pada web, aplikasi desktop, aplikasi database, dan sebagainya.

Go, Programming Language of the Year 2009
Menutup tahun 2009, TIOBE Programming Language Community Index menobatkan bahasa pemrograman baru dari Google, yaitu Go sebagai programming language of the year 2009. Penyebabnya adalah tingkat kenaikan populeritas bahasa pemrograman Go (1.25%) yang dianggap cukup signifi kan, sejak peluncurannya di bulan November 2009. Fakta bahwa bahasa ini merupakan bahasa yang didesain oleh Google, kemungkinan berandil cukup besar dalam meningkatnya populeritas. Google mengklaim bahasa pemrograman Go sebagai bahasa pemrograman yang “fast, fun and productive language”.

Hingga bulan Januari 2010, Go telah berhasil menduduki peringkat ke-13 pada TIOBE indeks, dan diperkirakan akan terus meningkat pada bulan-bulan berikutnya. Jika Anda mahasiswa atau praktisi TI di area pemrograman, tidak ada salahnya untuk mengenal bahasa pemrograman Go ini. Website resminya ada di www.golang.org

Penutup
Berdebat mengenai populeritas suatu bahasa pemrograman tidak akan menghasilkan akhir yang memuaskan bagi semua pihak, seperti halnya mendebatkan Linux dengan Windows. Pada dasarnya, setiap bahasa pemrograman mempunyai sekumpulan penggemar fanatik yang tidak akan suka jika bahasa pemrograman favoritnya dikatakan lebih jelek dari yang lain. Sehingga rating suatu bahasa pemrograman bukanlah bertujuan untuk menentukan mana bahasa pemrograman yang terbaik ataupun menyimpulkan bahwa bahasa pemrograman dengan rating yang lebih rendah berarti lebih buruk ketimbang bahasa pemrograman dengan rating yang lebih tinggi. Namun lebih ke arah seberapa populer bahasa pemrograman tersebut dapat diterima oleh komunitas/dunia industri software.

Senin, 05 Maret 2012

10 Band Indonesia dengan Drummer wanita

1. Jeane Phialsa (Dot)
Meskipun usianya masih tergolong sangat muda, tetapi pengalaman dan prestasinya sudah berlimpah. Banyak musisi dan artis top Indonesia pernah merasakan seni permainan drum yang ia bawakan. Sebut saja Dwiki Darmawan yang menjadi otak dari salah satu band jazz etnik terbesar di Indonesia “Krakatau”, penyanyi-penyanyi top seperti Lucy Rahmawati, Gita Gutawa, Rosa dan Anggun, sampai seorang maestro orkestra Erwin Gutawa juga telah bekerja sama dengan jika Drummerline boleh menyebutnya “Indonesian Angel of Drumming” ini.

2. Adisty (She)
Latar musik yang berbeda-beda dari Melly Herlina (Melly) pada lead vocal, Qotrunnada Fitriana (Qoqo) di electric guitar, Roxanna Rufolda (Riry) pada bass, Asri Dewi Lestari (Achi) di violin, Roxanna Rufolda (Riry) di acoustic guitar dan backing vocal, Ester Yolanda (Yayo) pada keyboard, dan Adisty Sofie Anggia (Adisty) sebagai drummer, membuat 7 perempuan ini sepakat mendirikan sebuah band bernama SHE di Bandung pada 22 Februari 2000. Dari perbedaan latar belakang musik, SHE ingin mengemas perbedaan itu menjadi harmonisasi yang indah, maka dipilihlah nama SHE, yang merupakan kepanjangan dari Sound and Harmonic Eclectic.

3. Upit (Harapan Jaya)
Harapan Jaya berasal dari kota kembang Bandung, terdiri dari Juned (gitar), Ogie (gitar), Alvin (vokal), Edie (vokal), Ape (bass) dan Upiet (drum). Yang menonjol dari Harapan Jaya tentunya Edie Brokoli dengan rambut kribonya. Mereka menyebut musik yang mereka mainkan sebagai 'rock ceria' dengan lirik yang lumayan jenaka.Demi Ibu Pertiwi adalah album pertama Harapan Jaya, dirilis pada tahun 2000. Sebagai band pendatang baru mereka cukup sukses merebut hati pecinta musik Indonesia. Eddi Brokoli dan Upiet, yang ternyata pacaran, memilih keluar dari band dan bersolo karier. Eddi lebih laku jadi bintang iklan dan presenter, sementara Upiet tetap ngeband dengan band baru Boys Are Toys, yang personilnya semua cewek.

4. Windi (Samantha)
Tak banyak grup band perempuan di Indonesia. Kemunculan mereka terhalang oleh budaya patriarkal yang menutup kesempatan para perempuan dalam ruang berkarya. Pertengahan tahun 1960-an bisa dikatakan sebagai awal gebrakan dalam musik tanah air dimana telah melahirkan grup band perempuan yang sempat go international. Namun karena banyak faktor, kehadiran grup band perempuan di Indonesia hanya bertahan hingga awal 1970-an.Setelah setengah abad berlalu, kemunculan band perempuan di Indonesia tetap bisa dihitung dengan jari. Samantha adalah salah satunya. Band yang beranggotakan Milsha (vokal), Keke (bass), Moniq (gitar) dan Windy (drum) ini terbentuk sejak tahun 2007. Seperti halnya band-band yang lain, mojang-mojang asal Bandung tersebut menyisakan banyak cerita mulai dari proses pembentukan hingga bisa bertahan sampai saat ini.

5. Dewi (Geger)
Band yang tenar lewat lagunya yang berjudul "Tajir", beranggotakan Wiwik (kibor), Elly (vokal), Cynthia (bass), Dewi (drum) dan Taty Hera (gitar) yang mencoba mengangkat citra band rock perempuan dalam dunia musik Indonesia.
6. Susi Nander (Dara Puspita)
Dara Puspita adalah grup musik asal Surabaya, Jawa Timur yang dibentuk tahun 1964 dan beranggotakan Titiek Adji Rachman (gitar melodi), Lies Soetisnowati Adji Rachman (bas), Susy Nander (drum), dan Ani Kusuma (gitar pengiring).

7. Ria Juwita (Canizzaro)
"Canzo adalah singkatan Canizzaro, dan kini kita kolaborasi dengan tiga musisi muda yang punya potensi besar," kata gitaris Totong Wicaksono dalam jumpa pers peluncuran album Song For You di Jakarta, Kamis (29/11).
Selain Totong dan Derry Iskandar (piano, keyboard), juga personil asli Canizzaro, tiga musisi muda yang mendukung Canzo adalah Dennis Junio (saksofon), Ria Juwita (drum) dan Naya (bass).

8. Ajeng (Elora)
Untuk personil di ELORA tidak asing lagi di telinga kita. Bagi yang belum tahu akan saya kasih info sedikit. Dio, Nora dan Ajeng merupakan pemenang “Dream Band” pada tahun 2005 sedangkan si Vira adalah jebolan dari ajang pencarian bakat di Indonesian Idol pada tahun yang sama. Oh iya, Ajeng dan Klaudia merupakan jebolan dari Flow yang pernah menerbitkan beberapa lagu hit seperti Laki – Laki, Enggak Banget Deh dan Sedih. ELORA berdiri pada tahun 2007 dan pernah berganti – ganti personilnya kemudian pada akhirnya dilamar oleh Big Indie Nagaswara dengan formasi yang pas.

9. Ocky (Manglo)
Band yang digawangi Gea (vokal), Iwan (gitar), Epay (keyboard), Ibel (bass), dan Ocky (drum) ini memilih pop alternatif dalam berkarya.

10. Dindy (The Doctors)
Nama The Doctors diambil band ini lantaran personelnya, Alia (vokal -- yang juga atlet menembak nasional), Dindy (drum), Rani (gitar), dan Yuli (bas) berprofesi sebagai dokter gigi.



sumber
http://musik.kapanlagi.com/
http://id.wikipedia.org/
http://musik.kapanlagi.com/
http://omdimas.com/
http://www.mediaindonesia.com/
http://www.tembang.com/
http://launch.groups.yahoo.com/
http://www.tabloidbintang.com/
http://dennysakrie63.wordpress.com/
http://launch.groups.yahoo.com/
http://opinibureto.blogspot.com/2011/08/10-band-indonesia-dengan-drummer-wanita.html

Senin, 27 Februari 2012

ABSTRAK

kebijaksanaa itu harus tegas, seorang ayah adalah sosok seorang manusia yang harus menjadi seorang panutan bagi seluruh anggota keluarganya, dia harus bisa menempatkan diri untuk segala kondisi, dia harus bisa menjadi seorang teman baik, sahabat, seorang ayah yang bisa merangkul anaknya dalam memberikan sebuah pilihan kepada anaknya, membebaskan anak dalam menentukan pilihan bukan berarti seorang ayah melepaskannya begitu saja, tapi dia harus berada di sampingnya untuk mengarahkan memberikan dorongan, masukan, motifasi kepada anaknya agar dia tidak goyah untuk menentukan pilihannya itu.
semua hal yang aku lewati saat ini sudah mendidik ku untuk bisa menjadikan itu sebagai bekal untuk ku melangkah dalam menjalani hidup ini.
emang berat untuk mengikhlaskan sesuatu yang kita jaga, kita rawat, kita pertahankan, jika itu harus hilang, awalnya mungkin akan menjadi hal yang sangat menyakitkan tapi itulah yang harus dijalani. Iklhas akan menjadi bagian dari itu semua.
lakukan yang terbaik untuk orang yang berada di samping kita, karna hal baik itu juga yang akan menjadi milik kita, walaupun tidak seperti apa yang kita mau, yakin itu semua adalah kebaikan untuk kita.

Selasa, 14 Februari 2012

Hanya Menunggu Waktunya

Keadaan Makin Kacau, Bukti apa yang diucapkan Nabi SAW semua sudah terbukti, ternyata di jaman ini semua d singkapkan akan kebesaran Alloh SWT, semua yang berbicara hanya menggunakan apa yang mereka lihat, tanpa menelaah lebih dalam, Alloh bersama Hamba-hambanya yang terus berjuang untuk menegakkan Syariat Islam di Bumi ini, Alloh SWT selalu mencoba hamba-hambanya yang taat untuk mengukur seberapa cintanya mereka kepadaNya.
Aku yakin HaqulYakin Islam adalah yang paling BENAR!!
Alloh adalah Zat yang benar-benar Harus d Sembah dan Nabi Muhammad SAW adalah Nabi yang harus kita yakini dan ikuti langkahnya..
dalam ceramahnya Habib Riziq pernah menyampaikan sebuah Hadist, islam di akhir zaman adalah ibarat sebongkah api yang digenggam, jika kita genggam maka akan terbakarlah tangan kita, jika kita lepas maka Murtadlah kita, jadi seperih apapun luka yang kan kita rasakan bongkah api (IMAN) itu harus tetap kita jaga hingga akhir hayat.
Ya Alloh pemilik segala apa yang ada di langit dan d bumi, aku bersimpuh dihadapan Mu, aku berserah diri pada Mu, aku yakin Engkau tidak akan tinggal diam membiarkan orang-orang kafir itu merusak agama dan hamba-hamba Mu yang sedang berjuang menegakkan Syariaat Islam di muka bumi ini.

Jumat, 10 Februari 2012

KH Abdullah bin Nuh



Al-Ustadz, AI-‘Aalim, AI-Adiib, Azzaahid, AI-Mutawadli’, Al-Haliim, AI-Mujahid fi Sabilillah. KHR. Abdullah bin Nuh dilahirkan di kota Cianjur pada tahun: 1324 H/ 1905 M, putera dari seorang ibu bernama Nyi Rd. H. Aisyah dan dari seorang ayah bernama KHR. Nuh.

NASABNYA
HR. Abdullah putera KHR. Nuh; putera Rd. H. Idris, putera Rd. H. Arifin, putera Rd. H. Sholeh putra, Rd.H. Muhyiddin Natapradja, putra Rd. Aria Wiratanudatar V (Dalem Muhyiddin), putra Rd. Aria Wiratanudatar IV (Dalem Sabiruddin), putra Rd. Aria Wiratanudatar III (Dalem Astramanggala), putra Rd. Aria Wiratanudatar II (Dalem Wiramanggala), putra Rd. AnaWiratanudatar I (Dalem Cikundul).

CIANJUR DAN I’ANAH
Cianjur ialah sebuah kota yang sejak dahulu telah terkenal para Ulama dan para pahlawannya, Para Ulama giat menyebarkan ilmunya. Tak kenal lelah dan tanpa mengharapkan upah. Para pahlawannya gigih, berani dalam melaksanakan perjuangan, tanpa pamrih gaji. Kesemuanya hanyalah mengharapkan kendhoan Allah swt dan Rohmat-Nya.

Pada tahun 1912 dikota Cianjur berdirilah sebuah Madrasah yang bernama Al-l’anah ; pendirinya ialah juragan Rd. H. Tolhah Al Kholidi, sesepuh Cianjur pada waktu itu. Dalam pembinaannya beliau dibantu oleh seorang Cucunya AI-Haafidh (yang hafal AI Qur’an) As-Sufi (yang menguasai kitab Ihya ‘Ulumuddin) K.H.R. Nuh, seorang ‘Aalim besar keluaran Makkah Almukarromah, murid seorang ulama besar yang ilmunya barokah, menyebar keseluruh dunia Islam, yang bermukim di kota Makkah AI-Mukarromah, yaitu : K.H.R. Mukhtar Al-thoridi, putra Jawa (Bogor)

Nadhir (Guru kepala) nya waktu itu adalah Syekh Toyyib Almagrobi, dari Sudan. Bertindak sebagai pembantu (guru bantu) adalah Rd. H. Muhyiddin adik ipar Juragan Rd. H. Tolhah AI-Kholidi. Murid pertamanya adalah : Rd. H. M. Sholeh Almadani.

Syekh Toyyib Almagrobi mengajar di AI-I’anah hanya 2 (dua) tahun, karena beliau diusir oleh.pemerintah Belanda. Maka untuk mengisi kekosongan, Nadhir AI-I’anag dipegang oleh AI Ustadz Rd. Ma’mur keluaran pesantren Kresek Garut (Gudang Alfiyah) dan lulusan Jami’atul Khoer Jakarta (Gudang Bahasa Arab). Diantara murid-muridnya ialah :
1).Rd. Abdullah,2).Rd. M. Soleh Qurowi 3). Rd. M. Zen
Jari AI I’anah Almubarokah inilah muncul para pahlawan dan sastrawan Muslim yang namanya tidak akan sirna, tetap tercantum dalam lembaran sejarah, diantaranya ialah Rd. Abdullah bin Nuh. Beliau telah menguasai Bahasa Arab sejak usia 8 (delapan) tahun (penjelasan beliau sendiri sewaktu hidup kepada salah seorang muridnya).

Rd. Abdullah bin Nuh adalah juara Alfiah, beliau sanggup menghafal Al-fiah lbnu Malik dari awal sampai akhir dan dibalik dari akhir ke awwal (demikian menurut AI-Ustadz Rd. Abubakar sesepuh Cianjur). Walhasil: kecerdasan, bakat dan watak Rd. Abdullah bin Nuh semenjak duduk di bangku Madrasah AI-I’anah sudah nampak jelas keunggulannya.

Selain belajar di AI-I’anah, Rd. Abdullah bin Nuh tidak henti-hentinya menggali dan menimba ilmu dari ayahnya beliau. (Beliau pernah berkata kepada salah seorang muridnya : “Mama mah tiasana maca Kitab lhya teh khusus ti bapa Mama” begitu dengan logat Cianjurnya). Jadi jelas, Kota Cianjur adalah Gudang Ulama, pabrik para pahlawan dan pusat para santri. Maka tidak heran kalau kota Cianjur sejak dahulu penuh dikunjungi oleh para peminat ilmu Syari’at Islam dari seluruh pelosok Jawa Barat, dari daerah Priangan Sarat sampai ke Timur seperti : Bandung, Garut, Tasikmalaya dan Ciamis.[pagebreak]
PEKALONGAN DAN SYAMAILUL HUDA
Pekalongan sebuah kota kecil yang mungil, berhasil mencetak kader-kader Muslim yang militan dan berwatak, membina mental pemuda -pemuda Islam yang berjiwa pahlawan dan bercita-cita tinggi menuju Indonesia Merdeka dengan landasan Kalimatullahi Hiyal ‘Ulya.

Di kota Pekalongan telah berdiri sebuah madrasah Arabiyyah yang benama “Syamailul Huda” yang terletak di JI. Dahrian (sekarang JI. Semarang). Madrasah tersebut mempunyai sebuah internat (pondok pesantren) dipinggiran JI. Raya, ditengah-tengah keramaian manusia, bahkan tepat berhadap-hadapan dengan sebuah gedung bioskop. Nakhoda madrasah tersebut ialah seorang Sayyid keturunan Hadrol Maut bernama: Sayyid Muhammad bin Hasyim bin Tohir AI-‘Alawi Al-Hadromi. Beliau seorang ‘Alim yang berjiwa besar, bercita¬cita tinggi, berpandangan luas. Beliau tak mengenal payah dan lelah, tak ingin melihat putra-putri Islam tidak maju. Beliau bersemboyan: “sekali maju tetap maju, bekerja dengan semangat, disertai ikhlas niat, pasti dapat dengan selamat “.

Di Madrasah dan internat inilah Sayyid Muhammad bin Hasyim mendidik, menerapkan ajaran Islam, menggemleng pemuda-pemuda yang berwatak, calon pahlawan/ Da’i/ Muballig dan Ulama.

Syamailul Huda dan internatnya, laksana Masjidil Harom dan Darul Arqom di zaman Rosulullah saw. Pemuda-pemuda didikan Rosulullah saw di Darul Arqom, kadar Islamnya kuat, keyakinannya bulat, akhlaqul karimahnya mengkilat, terlihat sinarnya memancar dari pribadi-pribadi para sahabat dikala itu, mereka berpegang teguh kepada amanah Rosulullah S.A.W
Hidup terpuji dimata masyarakat bangsa, mati syahid perlaya di medan laga membela agama Allah swt.

Pada tahun 1918 putra-putra Cianjur, murid-murid pilihan dari madrasah AI-I’anah berangkat ke Pekalongan menuju Syamailul Huda. Putra-putra pilihan itu ialah :1). Rd. Abdullah, 2). Rd.M.Zen, 3). Rd. Taefur Yusuf ,  4). Rd. Asy’ari,     5). Rd.Akung,  6). Rd. M. Soleh Qurowi

Beliau-beliau inilah yang termasuk murid-murid dakhiliyyah yang bermukim di Internat (Pondok Pesantren) Syamailul Huda bersama-¬sama dengan teman-temannya yang berjumlah sekitar 30 orang (dari Ambon, Menado, Surabaya, Singapura, dan Malaysia/ daratan Malaka). Sahabat karib Rd. Abdullah bin Nuh pada waktu itu, yang masih ada sekarang, ialah yang telah penulis temui ditempat kediamannya JI. Surabaya No. 69 Pekalongan, Al Ustadz Said bin Ahmad Bahuwairits (kelahiran Ambon). Beliau lebih tua usianya dan Rd. Abdullah bin Nuh, beliau dilahirkan di Ambon pada tahun 1904 (waktu di Syamailul Huda Rd. Abdullah bin Nuh kelas 3, AI Ustadz Said kelas 4).

Sewaktu penulis menemui beliau, banyak sekali kata-kata mutiara yang diucapkannya. Beliau memulai percakapan dengan kata-kata: “Waktu saya berziarah ke rumah Abdullah kebetulan waktu sholat Maghrib, saya tahu persis keadaan dalam rumahnya, hanya dua kamar yang sempit dan satu kamar mandi yang darurat. Padahal kalau melihat ilmunya, dan banyak murid-muridnya, dia itu orang besar, sudah tidak sesuai lagi. Tidak seperti orang-orang besar sekarang mobil-mobil banyak, gedung-gedungnya mewah, dengan rumah saya saja sudah jauh berbeda “(rumah AI Ustadz Said itu gedung dan besar sekali).

Beliau (AI Ustadz Said) melanjutkan dengan ucapan beliau: “Maka dari gambaran suasana rumahnya yang sangat sederhana itu, Masya Allah - Masya Allah - Masya Allah, Abdullah sedang syugul lillahi Ta’ala, dia AZ-Zaahid”
1. Inilah Ulama, ini waktu, mencari seperti itu tidak ada ;
2. Abdullah tetap Abdullah sebagai Kiyai ;
3. Ini hidup yang benar ;
4. Ini thoriq (jalan) yang benar ;
5. Abdullah saudara saya betul Amanat-amanat beliau kepada putra-putri AI-Ustadz Abdullah bin Nuh: 1). Berjalanlah menurut Abdullah bin Nuh ; 2). Ana ad’uu lahum  (Aku berdoa untuk mereka); 3).Panggillah saya ‘aamii (anggaplah orang-tuanya) ; 4). Salam dari saya kepada keluarga Abdullah ; 5). Dan minta foto Abdullah setetah mendekat wafat

AI Ustadz Said bin Ahmad Bahuwairits memberi julukan kepada Rd. Abdullah bin Nuh dengan julukan: 1). Al Ustadz ; 2). AI-‘Aalim ; 3). Al-Adiib ; 4). Azzahid ; 5). Al-Mutawadli’ ; 6). AI-Haliim. Lalu penulis menambahkan dengan “Al-Mujahid fii Sabilillah’,beliau mengiyakan.

Madrasah Syamailul Huda ialah Samudra tempat menimba tinta mas Ilmu Ilahi. Internatnya laksana ladang tempat mendulang berlian llmu Agama Allah swt. Maka tidak sedikit pentolan-pentolan Ulama dan pahlawan yang dihasilkan dari Madrasah tersebut. Diantaranya yang berhasil dengan gemilang dan menonjol sekali Rd. Abdullah bin Nuh, putra Cianjur, sehingga beliau menjadi kesayangan gurunya.
Rd. Abdullah bin Nuh sewaktu duduk di kelas 4 kelas terakhir Syamailul Huda, telah turut aktif mengaji bersama-sama dengan para guru Madrasah tersebut. Jadi Rd. Abdullah bin Nuh sudah lebih dahulu maju dari teman-teman kakak kelasnya.[pagebreak]
SURABAYA DAN HADROL MAUT SCHOOLNYA
Kota Surabaya ialah kota yang terkenal arek-areknya di zaman revolusi fisik dan jadi kebanggaan masyarakat Surabaya para patriotnya, dari kota 19 sampai kedesa-desa. Kira-kira pada akhir tahun 1922 AI-Ustadz Sayyid Muhammad bin Hasyim pindah ke Surabaya ; Rd. Abdullah bin Nuh dibawa dan dikembangkan bakatnya.

Di kota Surabaya pada waktu itu ada sebuah gedung besar dan tinggi letaknya dekat jembatan besar di Jln. Darmokali (dulu Noyo Tangsi). Penulis melihat dimuka gedung itu sebelah atas ada tulisan tahun 1914 waktu didirikannya. Di gedung inilah Sayyid Muhammad bin Hasyim mendirikan sekolah “Hadrolmaut School” untuk menyebar Ilmunya dan melatih anak-anak didik yang dibawanya dari Pekalongan, dalam rangka mengembangkan bakat dan penampilan kemampu§n anak-anak didiknya tersebut.
Hadrolmaut Shool di Surabaya laksana Masjid Quba di Madinah sewaktu Rosulullah saw mulai menginjakkan kakinya dibumi Madinatul Munawwaroh: Tempat Rosulullah saw, mempersaudarakan ummat yang berbeda-beda bakat dan adat istiadat, tempat mempersatukan kaum Muslimin yang bermacam-macam faham dan pendapatnya, tempat Rosulullah saw mengatur siasat; bermasyarakat dan lain-lain.

Gedung “Hadrolmaut School” ialah tempat Rd. Abdullah bin Nuh dan teman-temannya dididik, dibina, digembleng cara praktek mengajar, berpidato, memimpin dan lain-lain yang dipertukan.
Rd. Abdullah bin Nuh disamping diperbantukan mengajar disekolah tersebut, beliau tidak henti-hentinya menyerap dan menerima bermacam-macam ilmu Agama dan Umum, mempelajari beraneka ragam bahasa dari gurunya. Demikianlah keadaan Rd. Abdullah bin Nuh di kota Surabaya, beliau berjiwa arek-arek Suroboyo yang paling lincah berjuang. Dengan ilmunya yang mendalam, jiwa yang suci dan kemauannya yang kuat, maka beliau terpilih sebagai siswa yang akan dibawa ke Mesir oleh gurunya besama-sama dengan teman-temannya, sebanyak 15 orang.

Teman Rd. Abdulah bin Nuh yang bersama-sama belajar di Mesir yang masih ada di Kota Surabaya sekarang, ialah AI-Ustadz Abdul Razak AI-‘Amudi di kompleks IAIN Wonocolo. Beliaulah yang menyandang gelar: Syahadatul Aalimiyah dari “Jami’atul Azhar” dan Deblum Daril ‘Ulumil ‘Ulya dari Madrasah Darul ‘Ulumul ‘Ulya.

Waktu penulis menemui beliau ditempat kediamannya, beliau berkata : “AI-Ustadz Abdul Rozaq, tetapi AI-Ustadz Abdullah bin Nuh lebih mendalam”.

MESIR DAN AL-AZHARNYA
Bertepatan dengan didudukinya Kota Makkah AL-Mukarromah oleh kaum Wahabiyyin dan keluarnya Malik Husen meninggalkan Makkah pada tahun 1343 H (_+ tahun 1925 M), AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh bersama sama teman-temannya yang 15 orang itu dibawa gurunya ke Mesir untuk melanjutkan pelajarannya. Perguruan Tinggi di Mesir pada waktu itu hanya dua : 1.    Jami’atul Azhar ( Syari’ah ) :Lama belajar 6 tahun mendapat gelar : Syahadatul ‘Alimiyah. Lama belajar 3 tahun mendapat gelar : Syahadatul Ahliyyah. 2. Madrasah Darul’ Ulum AI-‘Ulya (AI-Adaab)

Lama belajar 4 tahun mendapat gelar: Deblum Daril ‘Ulumil ‘Ulya Syarat-syarat masuk Jami’atul Azhar diantaranya harus hafal AI-Qur’an 30 Juz. Tetapi murid-murid yang dibawa oleh AI-Ustadz Sayyid Muhammad bin Hasyim yang 15 orang itu mendapat prioritas diterima dengan hafal beberapa surat. Pengecualian ini menunjukkan kebesaran dan keberkahan murid-murid AI-Ustadz Sayyid Muhammad bin Hasyim. AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh bersama-sama dengan teman-temannya mula-mula bertempat tinggal di Syari’ul Hilmiyyah, lalu berpindah ke Syari’ul Bi’tsah Bi Midanil Abbasiyah. Pelayannya orang-orang Yaman.

Siang dan malam AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh tidak henti-hentinya belajar. Waktu adalah betul-betul berharga bagi betiau. Keluar dari Jami’atul Azhar beliau pulang hanya mengganti pakaian, memakai pantalon, berdasi dan memakai torbus, terus mengikuti pengajian-pengajian di luar AI-Azhar. Mahasiswa AI-Azhar mempunyai ciri khas ialah berjubah dan bersorban dibalutkan dikepala (udeng).

AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh di Mesir sudah tidak mempelajari bahasa Arab lagi, karena beliau ketika masih di Indonesia sudah benar-benar pandai dan ahli, mengusai berbagai bahasa. Beliau di Mesir hanya belajar fak Fiqih (ini menurut cerita beliau kepada salah seorang muridnya, katanya dalam bahasa Sunda Mama mah di Mesir teh mung diajar ilmu fiqih wungkul”. Selanjutnya beliau bertanya: “Dupi salira kitab-kitab fiqih naon anu parantos diaos? Dijawab oleh muridnya dengan menyebutkan beberapa kitab Fiqih. Setelah sampai menyebut kitab Iqna, maka beliau berkata: “Mama mah tamatna Iqna teh di Mesir, ari salira mah tamat Iqna teh di Indonesia.”

Dengan berkah ketekunan dan kesungguh-sungguhan, maka AI-Ustadz Abdullah bin Nuh di Mesir telah kelihatan sebagai seorang Pelajar yang paling cakap di dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. AI-Ustadz Abdur Rozzaq berpendapat: “Sebabnya Abdullah itu mempunyai kelainan daripada teman-¬temanya yang semasa, karena dia mendapatkan banyak ilmu dari hasil muthola’ah. Muthola’ah satu kitab saja sampai 10 kali. Inilah syarat muthola’ah kata AI-Ustadz Abdullah bin Nuh. Diantara kitab yang didawamkan muthola’ah : ialah kitab : ARAB 2
AI-Ustadz Abdullah bin Nuh belajar di Mesir hanya selama dua tahun, dikarenakan putra gurunya yang beliau temani tidak merasa betah dan gurunya pulang ke Hadrolmaut, maka AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh pun pulang ke Indonesia. Inilah riwayat hidup singkat beliau masa belajar/ tholabul’ilmi atau masantren.[pagebreak]
MADRASAH P.S.A.
Pada tahun 1927 AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh pulang dari Mesir ke Indonesia (Cianjur. Pada akhir tahun 1927 pergi ke Bogor (Ciwaringin). Beliau mengajar: 1.    Di Madrasah Islamiyyah yang didirikan oleh Mama Ajengan Rd. Haji Manshur.2.Para Mu’allim yang berada di sekitar Bogor.  
Pada awal tahun 1928 beliau pindah ke Semarang tetapi tidak lama yaitu hanya 2 (dua) bulan, kemudian kembali ke Bogor. Lalu pulang lagi ke Cianjur dan beliau membantu (jadi guru bantu) mengajar di AI-I’anah, waktu itu nadhirnya AI-Ustadz Rd. H.M. Sholeh AI-Madani (sekitar tahun 1930). Setelah itu beliau pergi lagi ke Bogor kedua kalinya dan bertempat tinggal di Panaragan. Pekerjaan beliau adalah: 1. Mengajar para kyai. 2.Jadi korektor Percetakan IHTIAR (Inventaris S.I.)

Pada tahun 1934 di Bogor (di Ciwaringin) didirikan Madrasah P.S.A. (Penolong Sekolah Agama). Maksud didirkannya PSA adalah untuk mempersatukan madrasah-madrasah yang ada di sekitar Bogor yang berada di bawah asuhan Mama Ajengan Rd. H. Manshur.

Susunan Pengurus P.S.A. ialah :Ketua, Mama Ajengan Rd. H. Mansur, Sekretaris M.B. Nurdin (Marah Bagindo), Inspektur K. Usman Perak. Ketua Dewan Guru/ Direktur. AI-Ustadz Rd.H.Abdullah bin Nuh, Pembantu/ Sekretaris Rd. Ali Basah
Selain memimpin madrasah-madrasah, juga AI-Ustadz mengajar di MULO (SLTP). Pada tahun 1939 Madrasah P.S.A, pindah ke jalan Bioskop (JI, Mayor Oking, yang sekarang dipakai Mesjid)
Dari tahun 1939 s.d 1942 beliau tetap bertempat tinggal di Panaragan dan setiap hari mengajar ngaji para Kyai. Walaupun AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh ilmunya telah begitu banyak, tetapi selama di Bogor beliau masih terus menambah ilmunya dari seorang ulama (Mufti Malaya) yaitu Sayyid ‘Ali bin Thohir.

PETA
Sejarah mencatat bahwa PETA lahir pada bulan Nopember 1943, lalu diikuti lahirnya HIZBULLAH beberapa minggu kemudian di mana para alim ulama kemudian masuk menjadi anggota organisasi itu. Tahun 1943 tersebut benar benar merupakan tahun penderitaan yang amat berat khususnya bagi umat Islam dan bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan. Boleh dikatakan bahwa saat itu adalah merupakan salah satu ujian paling berat bagi bangsa Indonesia. Pada akhir tahun 1943 itulah AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh masuk PETA dengan pangkat DAIDANCO yang berasrama di Semplak Bogor.

Lalu pulang lagi ke Cianjur dan beliau membantu (jadi guru bantu) mengajar di AI-I’anah, waktu itu nadhirnya AI-Ustadz Rd. H.M. Sholeh AI-Madani (sekitar tahun 1930). Setelah itu beliau pergi lagi ke Bogor kedua kalinya dan bertempat tinggal di Panaragan. Pekerjaan beliau adalah: 1. Mengajar para kyai. 2. Jadi korektor Percetakan IHTIAR (Inventaris S.I.)

Pemimpin-pemimpin umat ini, para alim ulama di sana-sini ditangkap oleh Dai Nippon, diantaranya Hadlorotnya Syekh Hasyim Asy’ari pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng. Beliau dipenjarakan di Bubutan, Surabaya. Di Jawa Barat perlakuan serupa dilakukan terhadap KH. Zainal Mustofa, Tasikmalaya, bahkan sampai gugurnya karena di siksa Dai Nippon. Beliau adalah Pemimpin Pondok Pesantren Sukamanah, Tasikmalaya.
Tanggal 6 Agustus 1945 senjata dahsyat bom atom dijatuhkan Amerika Serikat di atas kota Hiroshima, disusul kemudian tanggal 9 Agustus born atom gelombang kedua dijatuhkan pula di atas Nagasaki. Sekutu mengumandangkan kemenangannya. Bangsa Indonesia saat itu sangat optimis dengan tekuk lututnya Jepang terhadap sekutu. Ternyata pada tanggal 17 Agustus 1945 beberapa hari setelah pemboman terhadap kedua kota itu kita bangsa Indonesia memperoleh hikmah, yaitu kemerdekaan yang diperoklamirkan oleh Bung Karno dan Bung Hatta. Apakah ini bukan rohmat dari Allah swt ?

Cobaan demi cobaan telah dan akan selalu kita hadapi. Pada tanggal 19 September 1945 di Surabaya terjadi peristiwa besar yang merupakan titik awal yang menyulut semangat kepahlawanan rakyat Surabaya. Beberapa personil Belanda yang saat itu membonceng sekutu berhasil menyamar sebagai Missi Sekutu mengibarkan bendera merah putih biru di Hotel Yamato, Tunjungan Surabaya. Kemudian personil Belanda lainnya setelah tiba di Tanjung Priok merayap keseluruh pelosok Jawa di antaranya ke Bandung, Yogya, Magelang dan Surabaya. ini merupakan tantangan berat lagi bagi bangsa Indonesia. Namun demikian rakyat tiada mengenal mundur atau menyerah.
Begitu pula AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh terus melanjutkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan dengan memimpin barisan Hizbutlah dan BKRI TKR di kota Cianjur bersama-sama dengan barisan lainnya hingga pertengahan tahun 1945.

Pada tanggal 21 Romadhon 1363 H/ 29 Agustus 1945 M, di Jakarta dibentuk Komite Nasional Indonesia Pusat (KNlP) dan sekaligus melangsungkan sidang pertamanya. Ketua KNIP ditetapkan Mr. Kasman Singodimedjo, salah seorang bakes Daidanco PETA Jakarta. Anggota KNIP diantaranya adalah AI-¬Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh. Pada tanggal 4 Juni 1946 Pemerintahan R.I. pindah ke Jogyakarta.[pagebreak]
JOGYAKARTA DAN P.T.I. NYA (SEKARANG UII)
Yogyakarta adalah sebuah kota kecil yang mendadak menjadi ibukota Repbulik Indonesia dan pusat segala kegiatan politik. Semenjak awal 1946, situasi politik terus meningkat dan ketegangan serta pergolakan terjadi di mana-mana. Jogyakarta amat berat memikul beban nasional di atas pundaknya. Namun AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh adalah benar-benar seorang ulama pejuang yang pandai membagi waktu. Walaupun tugas beliau sangat berat, sebagai tentara yang mewakili Jawa Barat dan anggota KNIP lainnya, namun beliau masih sempat mendirikan RRI Jogyakarta siaran Bahasa Arab dan kemudian mendirikan STI (Sekolah Tinggi Islam/ UII) bersama dengan KH. Abdul Kohar Muzakkir.

Yang lebih unik lagi ialah tidak melupakan tugas kekiyaian, yaitu mengajar ngaji. Hasil didikan beliau waktu di Jogyakarta diantaranya adalah Ibu Mursyidah dan AI-Ustadz Basyori Alwi, yang telah berhasil membuka Pesantren yang megah di JI. Singosari No.90 dekat kota Malang, dan banyak lagi Asatidz tempaan beliau.

Pada bulan Desember 1948 Jogyakarta bezet (diduduki tentara Belanda). Tentara RI mundur dari kota Jogya dan terjadilah perang gerilya selama 6 bulan, mulai dari Desember 1948 s.d. Juni 1949. Perang gerilya ini dilakukan pula oleh para pejabat, walaupun dia itu adalah seorang Menteri.
Pada bulan Juni itulah (tepatnya tanggal 5) AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh menikah dengan Ibu Mursyidah, salah seorang puteri didiknya yang telah disebut tadi.

Tanggal 29 Juni 1949 setelah tentara Belanda meninggalkan Jogyakarta, pasukan Republik Indonesia yang sedang bergerilya bersama rakyat masuk kembali ke Jogyakarta. Itu berarti bahwa, Jogyakarta kembali menjadi Ibukota Republik Indonesia.
Sejarah pertama kali mencatat, yaitu tanggai 17 Desember 1946, Bung Karno dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia Serikat dengan mengambil tempat di Kraton Jogyakarta. Kemudian diakhir tahun 1949 Pemerintah RI pindah ke Jakarta, dan saat itu pulalah AI-Ustadz Rd. H. Abdullah bin Nuh bersama ibu Mursyidah (isterinya) hijrah ke Jakarta.

JAKARTA DAN UI-NYA
Setelah melalui liku-liku hidup dan mengarungi pasang surutnya gelombang perjuangan, keluarga AI-Ustadz Rd. Abdullah bin Nuh menetap di Jakarta selama lebih kurang 20 tahun, yaitu mulai tahun 1950 s.d. 1970, Di Jakarta inilah beliau menjadikan ibukota sebagai arena pengabdiannya kepada Allah swt dan kepada hamba-Nya. Beliau mengajar ngaji para asatidz/ Mu’allimin, memimpin Majlis-majlis Ta’lim, menjabat sebagai Kepala Seksi Bahasa Arab pada Studio RRI Pusat. Selain itu juga aktif dalam kantor berita APB (Arabian Press Board). Kemudian pernah pula menjadi Dosen UI (Universitas Indonesia) bagian Sastra Arab, pemimpin Majalah Pembina dan Ketua Lembaga Penyelidikan Islam.

Di samping itu pada tahun 1959 sebelum kepindahan ke Kota Bogor, beliau telah aktif memimpin pengajian-pengajian di Bogor, yaitu :1. Majlis Ta’lim Sukaraja (AI-Ustadz Rd. Hidayat) 2. Majlis Ta’fim Babakan Sirna (AI-Ustadz Rd. Hasan) 3. Majlis Ta’lim Gang Ardio (KH. Ilyas) 4.    Majlis Ta’lim Kebon Kopi (Mu’allim Hamim)
Dan akhirnya pada tanggal 20 Mei 1970 Mama hijrah dari Jakarta ke Bogor.

MAMA DAN “AL-GHAZALY”
YIC “AI-Ghazaly” ialah Pusat Pendidikan Islam (Pesantren, Majlis Ta’lim, sekolah umum dan madrasah Diniyah).
“AI-Ghazaly” sudah tidak asing lagi bagi Ummat Islam warga Bogor. YIC “AI-Ghazaly” memiliki empat lokasi yaitu: AG I di Kotaparis , AG II di Cimanggu (H. Firdaus), AG III di Cimanggu Perikanan dan AG IV di Cibogor.
YIC “AI-Ghazaly” adalah Mazro’atul Akhiroh (ladang akherat) Mama. Tempat Mama memberikan pelajaran kepada para Ustadz dan kyai-kyai yang berada di sekitar Bogor, bahkan ada pula yang datang dari Jakarta, Cianjur, Bandung dan Sukabumi.
Majlis-majlis Ta’lim yang ada dalam asuhan Mama adalah : AI-Ghazaly (Kotaparis) AI-Ihya(Batu Tapak) AI-Husna (Layungsari) Nurul Imdad (Babakan Fakultas, belakang IPB) Nahjussalam (Sukaraja).

Kesemuanya itu adalah tempat pengabdian Mama setelah usianya lanjut. Bagi Mama tiada hari tanpa kuliah shubuh. Kegiatan rutin setiap minggunya adalah hari Senin s.d. Kamis di Majlis Ta’lim AI-Ihya, Jum’at s.d. Ahad di AI-Ghazaly, sedangkan Ahad siang (ba’da dzuhur) di Nahjussalam Sukaraja.

Selain itu, Mama juga mengadakan pengajian khusus untuk para pemuda dan pelajar, mahasiswa/ mahasiswi. Demikian kegiatan Mama di “AI-Ghazaly” yang tidak mengenal istirahat.
[pagebreak]
MAMA DAN “NAHJUSSALAM”
Nahjus Salam ialah Pesantren idaman Mama yang belum terlaksana dengan sempurna dan tentunya.wajib kita tanjutkan sampai tuntas. Jauh sebelum merencanakan “Nahjus Salam”, Mama pernah mengutarakan keinginannya kepada salah seorang muridnya: “Mama ingin sekali punya Pesantren”. Kemudian muridnya itu bertanya: “Didaerah mana Mama ingin mendirikan Pesantren itu? Di Bogor Timur, Ciluar atau di Cianjur?” Mama menjawab: Di Sukaraja. Muridnya masih penasaran, kemudian melanjutkan pertanyaannya: “Kenapa ingin di Sukaraja?” Beliau menjawab:
  1. Ingin dekat dengan makam eyang Mama (Kanjeng Dalem)
  2. Melaksanakan amanat Mama Ajengan Manshur (Bilamana Mama Ajengan Manshur wafat, harus diteruskan oleh beliau).
  3. Ingin istirahat total
Penulis pada waktu itu tidak memperhatikan akan arti dan kandungan obrolan Mama yang sebenarnya mendalam serta penuh dengan isyarat itu.

Maka pada hari Sabtu tanggal 1 Muharram 1404 H, bertepatan dengan tanggal 8 Oktober 1983, dimulailah pembangunan fisik Pesantren Nahjus Salam yang diprakarsai oleh para putera Almarhum Rd. H. Jamhur Ciwaringin Tanah Sewa beserta sesepuh dan warga Sukaraja AI-Ustadz Hasanuddin. Bangunan Pesantren tersebut selesai pada akhir bulan Rajab tahun itu juga. Peresmian yang langsung diisi oleh Mama dilaksanakan hari Jum’at tanggal 25 Rajab 1404 H/ 27 April 1984, dan hari Ahad tanggal 12-Sya’ban (lebih kurang 2 minggu setelah peresmian) dimulai pengajian di Nahjus Salam.

Keinginan Mama selalu terkabul, sukses dan Barokah. Maunahnya mutai nampak dan terlihat oleh khalayak ramai. Padahal menurut penulis setelah mengamati dan selalu memperhatikan gerak-geriknya, Mama memiliki keutamaan (kelebihan) ilmu, dan maunahnya telah terlihat dan terasa sejak Mama mulai menetap di Bogor. Pernah penulis alami ketika pada suatu kejadian yang membuktikan tentang itu.

Kira-kira tahun 1973 Mama bersama penulis berziarah kepada seorang kyai yang telah dianggap wali oleh para Ulama yang tahu tentang keadaan kyai itu. Ada tiga keanehan menurut penulis yang sangat mencolok pada pribadi Mama saat itu: Pertama: Bukan Mama yang masuk ke kamar Kyai yang sedang sakit berat itu, tetapi justru kyailah yang datang menemui Mama di ruang tamu. Kedua: Mama memohon di do’akan oleh Kyai itu, tetapi keadaan sebaliknya yang terjadi, yakni Kyailah yang meminta di do’akan. Akhirnya Mama-lah yang berdo’a. Kyai bersama penulis mengamini.Ketiga: Ketika Mama permisi, kyai itu mengantarkan sampai ke pintu gerbang pekarangan rumahnya, sedangkan Kyai itu tidak pernah melakukannya terhadap siapapun.

Dengan ketiga hal yang menurut penulis mengandung keanehan itu, membuktikan bahwa derajat Mama sudah lain dari pada yang lain. Obrolan Mama mengenai “ingin istirahat total” ini merupakan isyarat bahwa kepulangan Mama ke Rahmatullah telah mendekat. Karena hanya wafatnya hamba kekasih Allahlah yang termasuk dan boleh dikatakan “Istirahat Total”. Permohonan Mama ingin istirahat total dikabulkan oleh Allah swt.

Pada hari senin malam selasa, jam 19.15 WIB ba’da Isya, tanggal 26 Oktober 1987 bertepatan dengan tanggal 4 Robi’ul Awwal 1408 H beliau pulang ke Rahmatullah. “Innaa Lillaahi wa Inna Ilaihi Rooji’uuna”. Thoriqoh  Mama ada tiga: 1. Mengajar2. Muthola’ah 3. Mengarang.

Di mana saja Mama tinggal, Mama betah, asal Mama bisa menjalankan yang tiga itu dengan tenang. Jadi jelaslah, pindahnya Mama dan satu daerah ke daerah lain adalah termasuk : yang mudah-mudahan pulangnya Mama ke Rahmatullah pun demikian adanya, hijrah kepada keridhoan Allah swt. Amin ...[pagebreak]
AMANAHNYA
Di dalam mengarungi dunia yang penuh dengan godaan dan sarat dengan fitnah, Mama memberikan amanah kepada penulis tentang cara menghadapi manusia-manusia di abad modern ini, yaitu harus berpendirian.
Khumul = Tidak ternama
Malamih = Manampakkan roman muka Tawakal kepada Allah swt.
Insya Allah selamat dari godaan dan fitnah.

AHLUL BAIT MAMA
Ibu Cianjur dan putra-putrinya: Ibu Cianjur adalah Almarhumah Ny. Rd. Mariyah (Ibu Nenden‘ Putra-putrinya adalah :
1. Rd. Ahmad (Tanggerang) 2. Rd. Wasilah (Tanggerang). 3. Rd. Hj. Romlah (Kotaparis, Bogor) 4. Rd. Hilal (Sukaraja, Bogor), 5. Rd. Hamid    (Australia) Ibu Bogor dan putra-putrinya :
Ibu Bogor adalah Dra. Hj. Mursyidah (Ummul Ghazaliyyin), Putra-putrinya adalah :
1. Rd. Aminah (almarhumah) 2. Rd. Aisyah (almarhumah) 3. Rd. Hj. Mariyam 4. Rd. Zahro (almarhumah) 5. Rd. Zulfa 6.    Rd. H. Toto Mustofa
Mama telah pulang ke Rahmatullah Akan menerima keridhoan Allah Kita yang ditinggalkan Wajib melanjutkan Amanat Mama kita laksanakan Thoriqoh Mama kita jalankanMudah-mudahan riwayat hidup Mama yang ringkas ini menjadi cermin untuk kita semuanya kaum muslimin-muslimat, baik tua maupun muda. Amin ...
Karya-karya tulis K.H.R. Abdullah bin Nuh
I. Karya-karya tulis dengan bahasa Indonesia yang berbentuk buku diantaranya, yaitu:
1.1    Al-Islam
1.2    Islam dan Materialisme
1.3    Islam dan Komunisme
1.4    Islam dan Pembahasan    .,
1.5    Keutamaan Keluarga Rosulullah
1.6    Islam dan Dunia Modern
1.7    Risalah As-Syuro
1.8    Ringkasan Sejarah Wali Songo
1.9    Riwayat Hidup Imam Ahmad Muhajir
1.10    Sejarah - Islam di Jawa Barat Hingga Zaman Keemasan Banten
1.11    Pembahasan Tentang Ketuhanan
1.12    Wanita Dalam Islam
1.13    Zakat dan Dunia Modern
II. Karya-karya tulis dengan Bahasa Arab yaitu berbentuk natsar (karangan bebas) dan syi’ir (puisi).
2.1    Dalam bentuk natsar (yang berbentuk buku) diantaranya berjudul:

Selain mengarang K.H.R. Abdullah bin Nuh juga menterjemahkan kitab-kitab berbahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia dan Sunda.

Kitab-kitab yang beliau terjemahkan kebanyakan karangan Imam AI-Ghazaly yang beliau kagumi.
 Diantara terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia adalah:
1. Renungan; 2. O’Anak; 3. Pembebasan dari Kesesatan; 4. Cinta dan Bahagia; 5. Menuju Mukmin Sejati (Minhajul-Abidin, karangan terakhir imam Ghazaly.

Adapun yang beliau terjemahkan ke dalam bahasa Sunda diantaranya berjudul: 1. Akhlaq; 2. Dzikir
Sebagai seorang Ahli bahasa Arab, K.H.R. Abdullah bin Nuh menyempatkan diri menyusun kamus bersama sahabatnya H. Umar Bakry, diantara kamusnya adalah:
  1. Kamus Arab - Indonesia;
  2. Kamus Indonesia - Arab - Inggris;
  3. Kamus Inggris - Arab - Indonesia;
  4. Kamus Arab - Indonesia - Inggris;
  5. Kamus Bahasa Asing (Eropa), berkisar hubungan: - diplomatik politik- ekonomi, dll.